Ini alasan Kemendagri kenapa Blanko e-KTP terbatas
Cari Berita

Ini alasan Kemendagri kenapa Blanko e-KTP terbatas

Ois Chanel
Rabu, 11 Desember 2019

E-KTP | Indonesia

Kekurangan persediaan blanko e-KTP di berbagai daerah tidak lepas dari kasus korupsi megaproyek yang menyeret mantan ketua DPR Setya Novanto. Hal itu jelaskan oleh pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yaitu Sekretaris Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil, I Gede Suratha.

"Selama kasus KTP eletronik belum diputus oleh pengadilan, selama itu juga kami tidak bisa mengontrakkan blangko," kata Suratha dalam Forum Merdeka Barat (FMB) 9 di gedung Kemendagri, Kamis 5 Desember 2019 sebagaimana dilansir Antara.

Lebih lanjut Suratha menjelaskan, sebenarnya DPR dan Kemenkeu saat ini telah menyetujui anggaran untuk pengadaan blanko e-KTP. Namun selama tahun 2015, 2016, dan 2017, anggaran tersebut tidak bisa dibelanjakan.

"Selama kasus itu terungkap, pengadaan blangko tidak dilakuka karena uang blanko dikembalikan, sementara perekaman terus berjalan hingga 190 juta," terangnya.

Setelah diputus pada pertengahan tahun 2017, tambah Suratha, Kemendagri baru bisa belanja blanko dan mencicilnya.

Sekedar diketahu, hingga saat ini ketersedian blanko e-KTP masih jauh dari harapan, mengingat di beberapa daerah masih kekurang