Unik Tapi Nyata, Mahar Pernikahan Berbeda dari Mahar Pernikahan Kebanyakan

Sepasang pengantin bernama Hari dan Rohani melangsungkan pernikahan bertempat di Masjid Alfalah Kampung Pea Jambu. Hal yang menarik para pengguna sosial media adalah jenis maharnya yang hanya berupa segelas air putih saja. 

Menikah adalah salah satu momen sakral dalam hidup seseorang. Saling mengucapkan janji setia di hadapan Tuhan dan membangun sebuah keluarga.

Memastikan setiap detail pernikahan disiapkan dengan saksama adalah sebuah prioritas. Tidak terkecuali dengan mahar. Memilih mahar pernikahan bukanlah perkara gampang. Tugas menetapkan maskawin ini sering kali mengintimidasi para pria, karena anggapan bahwa mahar harus berupa barang mewah menjadi salah satu alasannya.

Mas kawin atau disebut juga mahar merupakan harta yang diberikan oleh pihak mempelai laki-laki kepada mempelai wanita ketika dilangsungkan acara pernikahan. Kegiatan pemberian mas kawin ini telah menjadi sebuah tradisi dalam setiap upacara pernikahan di berbagai negara, termasuk juga di Indonesia.

Mahar atau mas kawin yang disyaratkan tersebut dalam berbagai ajaran agam, termasuk dalam Islam seharusnya menjadi suatu hal yang tidak memberatkan pasangan. Memang pihak mempelai perempuan dan keluarganya boleh menentukan jenis mahar yang diminta, namun sebaiknya jangan sampai membebani pihak laki-laki, apalagi membuat agenda pernikahan harus tertunda bertahun-tahun karena syarat mas kawin yang sulit diwujudkan.

Apa saja jenis mas kawin yang unik dan menarik untuk prosesi pernikahan? Mengapa mas kawin berikut ini menghebohkan dunia?

Pernikahan Mohammad Hatta dan Rahmi


Menurut kamu, maskawin seperti apa yang diberikan oleh sosok Wakil Presiden pertama RI? Berlian? Perhiasan emas? Istana megah?

Salah besar!

Menurut Halida, putri bungsu Bung Hatta, ayahnya mempersembahkan sebuah buku filsafat karya beliau yang berjudul Alam Pikiran Yunani sebagai mahar. Maskawin tersebut dipilih oleh Bung Hatta karena menganggap apa yang beliau curahkan di dalam buku tersebut bernilai lebih tinggi dari harta apa pun yang mampu beliau beli atau miliki.

Halida menambahkan, pernikahan yang diawali dengan maskawin buku filsafat tersebut dihiasi dengan kebahagiaan dan keromantisan sang Proklamator kepada sang istri selama 35 tahun.

Pernikahan Oky Setiana Dewi dan Vitrio


Vitrio yang merupakan seorang pengusaha, meminang Oky Setiana Dewi pada tanggal 12 Januari 2014. Mahar yang diberikan Vitrio kepada Oky adalah 12 gram emas dan uang tunai senilai 10 dinar dan 1 juta rupiah. Angka 12 dan 1 dalam maskawin tersebut mewakili tanggal pernikahan mereka dalam penanggalan Masehi.

Tampak mainstream? Tunggu dulu!

Menurut penuturan Vitrio, momen pernikahan mereka bertepatan dengan 10 Rabiul awal penanggalan Hijriah. Tanggal tersebut merupakan tanggal pernikahan Nabi Muhammad SAW. Keduanya menjelaskan bahwa tanggal dan mahar itu sengaja dipilih agar keduanya selalu berkiblat kepada ajaran Rasul dalam membina rumah tangga.

Pernikahan Andien Aisyah dan Ippe


Pernikahan penyanyi Jazz cantik Andien Aisyah dengan seorang fotografer dan pengusaha bernama Irfan Wahyudi (Ippe), diselenggarakan di Pine Forest Camp. Prosesi sakral nan romantis di bawah naungan pohon pinus ini sangat intimate karena dihadiri oleh keluarga dan sahabat terdekat saja.

Bahkan bertambah romantis ketika Ippe menuturkan makna di balik maskawin seperangkat alat salat dan cincin emas sebesar 5 gram darinya untuk Andien. Maknanya agar sang istri rajin mendirikan salat, serta cincin di jari manis untuk mengingatkan waktu salat. Sangat romantis ya?

Pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution


Pernikahan di akhir tahun 2017 lalu ini menjadi sorotan seantero negeri. Pernikahan dari putri orang nomor satu di Tanah Air ini mendapatkan banyak perhatian dari masyarakat karena penyelanggaraannya yang “bersahaja”. Kahiyang Ayu, Putri kedua Presiden Joko Widodo disunting oleh Bobby Nasution dengan mahar seperangkat alat salat dan emas 80 gram.

Menurut Bobby, angka 8 dan 0 yang penulisannya selalu terhubung melambangkan harapan mereka untuk terus mencintai satu sama lain. Tanggal pernikahan keduanya pun jatuh pada tanggal 8 November 2017; yang melambangkan keabadian cinta kasih keduanya.

Mas Kawin Satu juta like di facebook


Kisah persyaratan mas kawin yang berupa Like di Facebook ini terjadi di kota Taiz, Yaman. Seorang ayah bernama Salem Ayash membuat sayembara unik tentang mas kawin untuk putrinya. Bagi calon mempelai laki-laki yang hendak mempersunting anaknya diwajibkan mengumpulkan 1 juta like untuk laman facebook miliknya. Jumlah “like jempol” sejuta tersebut merupakan pengganti mahar dan sebagai wujud restu sang ayah. Memang sayembara mahar sejuta like Facebook ini tidak berbatas waktu, namun sayangnya, ketika jumlah like telah mencapai angka 35 ribu, tombol suka di akun milik Salem Ayash tidak berfungsi lagi karena dianggap spam.

Mas kawin kain kafan


Biasanya mas kawin merupakan sesuatu benda yang identik dengan keindahan, semisal perhiasan emas atau rumah baru. Hal aneh adalah jika yang diminta tersebut adalah benda yang menyeramkan. Ya, baru-baru ini masyarakat Indonesia dihebohkan dengan berita tentang pernikahan dengan mahar kain kafan. Seperti yang kita ketahui, kain kafan adalah kain yang dipakai untuk membungkus mayat, dan hal ini tentu sangat aneh untuk dipakai sebagai hadiah mas kawin. Cerita pernikahan antara Ariyati dan Indra itu seketika menjadi viral di media sosial. Nah, alasan yang diberikan mempelai wanita tentang permintaan tersebut rupanya menyentuh perasaan para netizen. Ariyati menginginkan ketika ia dipanggil Yang Maha Kuasa, maka kain kafan suaminya tersebutlah yang dijadikan teman di alam sana. Ini menandakan bahwa cinta sang mempelai wanita terhadap suaminya adalah sangat kuat dan menyatu.

Harus hafal Al Quran dan Hadits


Bagi banyak orang tua, harta benda tak lebih penting dari perilaku dan keimanan seseorang. Inilah yang mendasari adanya syarat mas kawin berupa kemampuan untuk memahami kitab suci agamanya. Ketika Munawar Juanan Raden yang merupakan Staf KBRI Damaskus ingin mempersunting wanita cantik asal Suriah bernama Muawiyah Kharraji. ia diwajibkan untuk bisa menghafalkan beragam ayat Al Quran dan Hadits. Ini adalah bentuk mahar yang tagih oleh orang tua mempelai wanita dengan harapan putrinya mendapatkan suami yang Islami lahir dan batin. Pernikahan pasangan ini dilaksanakan di Suriah, dalamn konsep acaranya dibuat seperti pernikahan di Indonesia. Mulai dari pakaian pengantin, dekorasi, sampai seluruh elemen yang terlibat dalam acara pernikahan tersebut kompak memakai pakaian adat Indonesia.

Mas kawin unik berupa segelas air putih


Mas kawin yang juga terdengar cukup unik ini terjadi di dalam negeri, tepatnya di Aceh. Sepasang pengantin bernama Hari dan Rohani melangsungkan pernikahan bertempat di Masjid Alfalah Kampung Pea Jambu. Hal yang menarik para pengguna sosial media adalah jenis maharnya yang hanya berupa segelas air putih saja. Pernikahan sederhana tersebut mengundang decak kagum netizen sesaat setelah berita bahagia itu diunggah di sosmed. Dalam postingan yang viral tersebut, terlihat foto Rohani, sang mempelai wanita meneguk air putih maharnya tersebut. Ada banyak sekali komentar yang ada di postingan tersebut, salah satunya menyatakan bahwa mempelai yang menikah ini sehari-hari berprofesi sebagai penyuluh agama honorer yang hidup dengan penuh kesederhanaan.

0 Response to "Unik Tapi Nyata, Mahar Pernikahan Berbeda dari Mahar Pernikahan Kebanyakan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel